Indonesia Mendunia: Sepuluh Tahun Penemuan ECVT
June 14, 2014
Dr. Warsito dan Dr. Edi Sukur berfoto bersama dengan petinggi Steinbeis
MITI Sepakati Kerjasama dengan Jerman untuk Jembatani Dunia Riset dan Industri
June 27, 2014

MITI dan LPDP Akan Jadi Motor Penggerak Kemajuan Indonesia

Dr Warsito bersama Eko Prasetyo

Dr Warsito bersama Eko PrasetyoJakarta (miti.or.id) — Keinginan MITI untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa terus berlanjut. MITI ajak LPDP saling sokong dalam bidang riset dan penyebaran beasiswa. Demikian pembahasan dalam pertemuan pertama antar dua lembaga tersebut, Senin (23/06), di kantor LPDP.

Amanat dalam amandemen UUD 1945 menetapkan alokasi dana pendidikan sebesar 20% dari APBN setiap tahunnya. Kementerian Keuangan berinisiatif untuk menyisihkan sebagian dari alokasi dana pendidikan tersebut berupa endownment fund (dana abadi) . Dana abadi ini kemudian dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

LPDP resmi dibentuk pada 28 Desember 2011 sebagai satuan kerja di bawah  Kementerian Keuangan, lalu bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum hingga saat ini. Lembaga yang berfokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia di berbagai bidang yang menunjang percepatan pembangunan Indonesia ini memiliki banyak program yang dapat dipadukan dengan MITI.

MITI mengajak LPDP memanfaatkan jejaring MITI di 80 kampus di Indonesia, kampus-kampus di luar negeri, dan oganisasi serta lembaga baik di dalam maupun luar negeri untuk mencapai SDM Indonesia yang berkualitas. “Kami ingin melihat kemungkinan hal yang dapat dikerjasamakan antara LPDP dengan MITI,” papar Warsito P. Taruno, Ketua Umum MITI.

Pertemuan yang dihadiri oleh seluruh direktur dan kepala divisi di LPDP ini membahas kemungkinan kerjasama yang dapat dilakukan bersama MITI.  “Saya melihat program-program yang Pak Warsito dan tim lakukan mempunyai banyak kesamaan dengan tujuan LPDP,” ungkap Eko Praetyo, Direktur Utama LPDP.

Image00004 Image00002

IMG-20140623-WA0007

MITI dan LPDP berharap dengan program-program yang telah dilakukan kedua belah pihak dapat menjadi motor penggerak kemajuan Indonesia dan memunculkan masa depan Bangsa yang lebih baik. “SDM kita luar biasa, tetapi motor penggerak di dalam negeri tidak ada,” tegas Warsito. (DWH)