MITI: 40 Doktor Bahas Pembangunan Indonesia Berbasis Pengetahuan
January 2, 2015
P2M MITI Bandung Kembangkan Industri Kayu Olahan
January 14, 2015

P2M MITI Surabaya Ubah Limbah Kerang Jadi Pakan Ternak Kaya Mineral

Alat penghancur cangkang kerang.

Surabaya (miti.or.id) – Kelompok mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) yang bergabung dalam P2M MITI Surabaya dengan Dana Hibah MITI 2014 berhasil mengubah limbah kerang menjadi pakan ternak kaya akan mineral. Mereka mengembangkan teknologi ini untuk pemberdayaan masyarakat di Desa Kedung Cowek, Surabaya. Mereka menggunakan cangkang kerang yang terbuang untuk kembali dimanfaatkan.

Alat penghancur cangkang kerang.

Alat penghancur cangkang kerang.

Berdasarkan hasil uji laboratorium, kandungan mineral pada beberapa jenis kerang, menunjukkan bahwa jenis kerang darah memiliki kandungan kalsium yang paling banyak dibandingkan dengan jenis kerang lainnya. Sedangkan, menurut nelayan di Desa Kedung Cowek, jenis tangkapan kerang yang jumlahnya paling banyak diperoleh adalah jenis kerang darah. Kerang darah memiliki cangkang yang berwarna putih dan tekstur permukaan halus serta alur garis permukaan yang cenderung vertikal. Penemuan lapang ini kemudian membuat ide kreatif para mahasiswa untuk memberdayakan masyarakat berbasis limbah kerang darah.

Cangkang kerang darah di lingkungan masyarakat Kedung Cowek tersedia dengan jumlah yang melimpah dan membentuk timbunan di sekitar halaman rumah warga. Hal inilah yang membuat cangkang kerang darah mencemari lingkungan dan menimbulkan penyakit diare. Oleh karena itu, mahasiswa penerima dana Hibah MITI 2014 membuat sebuah solusi teknologi sederhana untuk memanfaatkan barang-barang yang banyak tersedia di lingkungan, yaitu menggunakan mesin pengolah cangkang kerang untuk pakan ternak sebagai sumber mineral. Mesin ini bermanfaat untuk menghaluskan cangkang kerang.

Sosialisasi program pengolahan cangkang kerang diterima dengan baik oleh masyarakat.. Program ini difokuskan untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga dan pemuda untuk mengolah limbah dan hasil pengolahan berupa pakan ternak akan dijual ke pasaran. Pemasaran produk pakan ternak didukung oleh rekan-rekan peneliti dan dosen Fakultas Kedokteran Hewan Unair serta peternak unggas di Provinsi Jawa Timur. (DWH)